Setelah 63 Tahun, Apakah yang Terjadi Dengan Otak Albert Einstein?

Siapa sih disini yang tidak kenal dengan Albert Einstein, pasti kalian semua tahu kan, tapi fakta tentang otak Einstein yang hilang sudah pada tahu belum? darida penesaran yuk langsung saja kita lihat pembahasan dibawah ini, beberapa fakta tentang Einstein

1. Otopsi terlarang

Semua orang pasti penasaran dong kenapa seorang Einstein bisa memiliki otak cerdas bukan main, bener gak ? makanya nih banyak banget orang penasaran sama isi otaknya Einstein, kira-kira isinya apa yah ?

Jadi, pada saat si Einstein meninggal pada 18 april tahun 1955, pihak rumah sakit melakukan otopsi terhadap tubuhnya si Einstein, nah pada saat itu yang melakukanya adalah dokter bernama Thomas Harvey tapi disaat yang bersamaan dia tuh terlihat kagum saat menlihat otaknya si Einstein, makanya nih dia memustuskan untuk membawa kabur otaknya sebelum tubuh Einstein dikremasi.

Lalu kabarnya setelah berhasil membawa kabur otak Einstein dr. Harvey ini tuh memotong otak Einstein menjadi beberapa bagian untuk dibagikan kebeberapa orang peneliti baru deh setelah 40 tahun berlalu saat teknologi mulai bisa melakukan penelitian terhadap otak dr. harvey itu kembali muncul dan memberikan otak tersebut untuk diteliti lebih jauh, itu artinya dr. Harvey mencuri otak Einstein untuk keperluan penelitian ya bukan jual beli organ.

2. Otak yang unik 

Tadikan kita sudah bahas mengenai otak Einstein dipotong-potong menjadi beberapa bagian kan guys, nah makanya berkat adanya potongan otak Einstein tersebut para peneliti tuh mulai pada tahu nih kenapa si Albert bisa meiliki otak yang sangat cerdas, menurut mereka sih otaknya Einstein memang berbeda dengan otak manusia lainya, kata para peneliti pada bagian parietal Einstein memiliki ukuran 20% lebih besar dibandingkan otak kebanyakan orang, nah hal inilah yang membuat Einstein memiliki logika dan juga imajinasi yang sangat besar guys.

Tapi gak cuma itu guys, penelitian ini juga menunjukan kalau neuron pada otak Eisntein terdapat 17 % lebih banyak dibandingkan otak manusia umunya, yah sebenarnya ini termasuk cacat sih cuma kalau cacatnya bisa jadi super cerdas siapa coba yang gak gamau, ya kan.

3. Kata terakhir

Guys, pada saat Einsten mengalami penyumbatan pembuluh darah dirinya tuh masih sempat berinteraksi sama beberapa orang, contohnya saja si dokter yang menanganinya mengatakan kalau diatuh bisa sembuh asal mau menjalani prosedur operasi, cuma si Einstein bandel dan ngomong kalimat ini guys :
"Saya ingin pergi saat saya inginkan. Adalah hambar untuk memperpanjang hidup secara artifial .. Saya telah melakukan tugas saya, sekarang saatnya untuk pergi, saya akan melakukanya dengan elegan"
Ya gak cuma itu saja sih, cuma karena dirinya ngomong dalam bahasa jerman si perawat tuh gak ngerti dan gak mampu mengulang ucapan terakhirnya Einstein, jadi sampai sekarang kata-kata Einstein jadi sebuah misteri guys.

4. Calon Presiden

Siapa yang nyangka nih kalau seorang Einstein penah lho hampir menjadi seorang Presiden, jadi pada tahun 1952 karena Albert ini merupakan yahudi dirinya tuh ditawari menjadi presiden kedua oleh perdana mentri negara Israel cuma tanpa pikir panjang Einstein mengatakan kalau dirinya tidak tahu sama sekali tentang dunia politik, Einstein pun pernah mengatakan
"Rumus fisika dan matematika lebih menarik buatku daripada politik dan menjadi presiden" .. "Politik adalah kehidupan sekarang dan jangka pendek, sedangkan rumus adalah sesuatu yang abadi"
Waduh, gila ya padalah Einstein ditawari jadi presiden tanpa mengeluarkan uang sedikitpun untuk kampanye atau memberi sembako kepada rakyat, tapi salut deh sama pemikiranya Einstein yang tidak maruk ini.

5. Penemu kulkas

Mungkin kebanyakan orang tahu kalau Einstein ini penemu teori relatifitas kan, tapi gak banyak yang tau nih kalau ternyata dirinya juga seorang penemu kulkas lho. Cuma sayangnya nih teknologi yang dikembangkan sama Einstein kalah canggih dibandingkan para pesaingnya jadi secerdas-cerdasnya Einstein ternyata dia pernah juga guys kalah bersaing sama orang lain.

Semoga bermanfaat!

Sumber referensi : Calon Sarjana

Belum ada Komentar untuk "Setelah 63 Tahun, Apakah yang Terjadi Dengan Otak Albert Einstein?"

Posting Komentar

Berkomentarlah yang bersifat membangun

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel